Rabu, 10 April 2013

TIK

B. Uji Kompetensi
 Jawablah pertanyan di bawah ini berdasarkan buku paket dan pengalamanpraktik pada LKS ini! 
 
1.Istilah Internet pada mulanya dikenal dengan sebutan apa ?
  - inter computer network

2.Ada banyak kelebihan yang ditawarkan Internet antara lain
  - Bisa untuk chatting, sharing video, sharing music, transaksi perbankan, dll

3.Aplikasi Internet yang digunakan untuk mengirimkan surat dalam bentuk elektronik disebut
  - Email

4.Transaksi file yang dapat dilakukan dengan cepat menggunaan aplikasi 
  - ftp, http, torrent

5.Beberapa aplikasi yang dapat digunakan untuk diskusi, antara lain
  - Yahoo messenger, mIRC, Google talk, dll
 
6.Sinyal WiFi masih dapat ditangkap dari titik akses dengan radius
   - tergantung perangkat

7.Perangkat yang terdapat pada sebuah hotspot WiFi
 , antara lain
    - Wifi router

8.Ciri-ciri tentang GPRS antara lain
   - Ciri ciri GPRS adalah data yang di kirim maupun di terima merupakan data digital     yang tidak terbatas oleh jarak. Data bisa berupa gambar, grafik, dll

9.Jaringan yang dapat mencakup sebuah negara disebut
   - Internet

10.Manfaat dari jaringan komputer antara lain
    - browsing
    - chatting

Senin, 25 Maret 2013

contoh pidato bahasa inggris


Assalamualaikum wrwb. good morning all
my honorable principal and vice principal. my honorable teachers and staff administration. and my lover friends. 
First of all, let us thank Allah SWT which because of His blessings, we all can gather here on this event.
Shalawat and prayer we will say to our greatest prophet, Muhammad SAW, his family, his friends, and all of his followers. Amen!
In this opportunity, I would like to tell you my speech about benefit learning at dawn
benefit learning at dawn as folows :

avoid sleepiness, more easily to memorize, more easily solve difficult questions, concentration, accelerating the thinking process,
more fresh, and more focus
oke, my friends will translete in indonesian

Manfaat belajar saat subuh sebagai berikut :

Terhindar dari rasa kantuk, lebih mudah untuk menghafal, lebih mudah memecahkan soal yang sulit, lebih konsentrasi, mempercepat proses berfikir lebih segar dan lebih fokus.

hanya ini yang dapat saya sampaikan lebih kurang saya minta maaf kepada Allah saya minta ampun Wabilahi taufik hidayah wasallamualaikum warahmatullah hiwabarakatuh



Resensi Novel Laskar Pelangi


RESENSI NOVEL “ LASKAR PELANGI “

D
I
S
U
S
U
N


OLEH :

NAMA     : MOCHAMAD RAMLI NOOR
KELAS    : VIII . B



SMP NEGRI 1 PAGARALAM
KOTA PAGARALAM
SUMATERA SELATAN
TAHUN AJARAN 2012/2013 














Resensi Novel Laskar Pelangi
SD Muhammadiyah tampak begitu rapuh dan menyedihkan dibandingkan dengan sekolah-sekolah PN Timah (Perusahaan Negara Timah). Mereka tersudut dalam ironi yang sangat besar karena kemiskinannya justru berada di tengah-tengah gemah ripah kekayaan PN Timah yang mengeksploitasi tanah ulayat mereka.
Kesulitan terus menerus membayangi sekolah kampung itu. Sekolah yang dibangun atas jiwa ikhlas dan kepeloporan dua orang guru, seorang kepala sekolah yang sudah tua, Bapak Harfan Efendy Noor dan ibu guru muda, Ibu Muslimah Hafsari, yang juga sangat miskin, berusaha mempertahankan semangat besar pendidikan dengan terseok-seok. Sekolah yang nyaris dibubarkan oleh pengawas sekolah Depdikbud Sumsel karena kekurangan murid itu, terselamatkan berkat seorang anak idiot yang sepanjang masa bersekolah tak pernah mendapatkan rapor.
Sekolah yang dihidupi lewat uluran tangan para donatur di komunitas marjinal itu begitu miskin: gedung sekolah bobrok, ruang kelas beralas tanah, beratap bolong-bolong, berbangku seadanya, jika malam dipakai untuk menyimpan ternak, bahkan kapur tulis sekalipun terasa mahal bagi sekolah yang hanya mampu menggaji guru dan kepala sekolahnya dengan sekian kilo beras, sehingga para guru itu terpaksa menafkahi keluarganya dengan cara lain. Sang kepala sekolah mencangkul sebidang kebun dan sang ibu guru menerima jahitan.
Kendati demikian, keajaiban seakan terjadi setiap hari di sekolah yang dari jauh tampak seperti bangunan yang akan roboh. Semuanya terjadi karena sejak hari pertama kelas satu sang kepala sekolah dan sang ibu guru muda yang hanya berijazah SKP (Sekolah Kepandaian Putri) telah berhasil mengambil hati sebelas anak-anak kecil miskin itu.
Dari waktu ke waktu mereka berdua bahu membahu membesarkan hati kesebelas anak-anak tadi agar percaya diri, berani berkompetisi, agar menghargai dan menempatkan pendidikan sebagai hal yang sangat penting dalam hidup ini. Mereka mengajari kesebelas muridnya agar tegar, tekun, tak mudah menyerah, dan gagah berani menghadapi kesulitan sebesar apapun. Kedua guru itu juga merupakan guru yang ulung sehingga menghasilkan seorang murid yang sangat pintar dan mereka mampu mengasah bakat beberapa murid lainnya. Pak Harfan dan Bu Mus juga mengajarkan cinta sesama dan mereka amat menyayangi kesebelas muridnya. Kedua guru miskin itu memberi julukan kesebelas murid itu sebagai para Laskar Pelangi.
Keajaiban terjadi ketika sekolah Muhamaddiyah, dipimpin oleh salah satu laskar pelangi mampu menjuarai karnaval mengalahkan sekolah PN dan keajaiban mencapai puncaknya ketika tiga orang anak anggota laskar pelangi (Ikal, Lintang, dan Sahara) berhasil menjuarai lomba cerdas tangkas mengalahkan sekolah-sekolah PN dan sekolah-sekolah negeri. Suatu prestasi yang puluhan tahun selalu digondol sekolah-sekolah PN.
Tak ayal, kejadian yang paling menyedihkan melanda sekolah Muhamaddiyah ketika Lintang, siswa paling jenius anggota laskar pelangi itu harus berhenti sekolah padahal cuma tinggal satu triwulan menyelesaikan SMP. Ia harus berhenti karena ia anak laki-laki tertua yang harus menghidupi keluarga, sebab ketika itu ayahnya meninggal dunia.
Belitong kembali dilanda ironi yang besar karena seorang anak jenius harus keluar sekolah karena alasan biaya dan nafkah keluarga justru disekelilingnya PN Timah menjadi semakin kaya raya dengan mengekploitasi tanah leluhurnya.
Meskipun awal tahun 90-an sekolah Muhamaddiyah itu akhirnya ditutup karena sama sekali sudah tidak bisa membiayai diri sendiri, tapi semangat, integritas, keluruhan budi, dan ketekunan yang diajarkan Pak Harfan dan Bu Muslimah tetap hidup dalam hati para laskar pelangi. Akhirnya kedua guru itu bisa berbangga karena diantara sebelas orang anggota laskar pelangi sekarang ada yang menjadi wakil rakyat, ada yang menjadi research and development manager di salah satu perusahaan multi nasional paling penting di negeri ini, ada yang mendapatkan bea siswa international kemudian melakukan research di University de Paris, Sorbonne dan lulus S2 dengan predikat with distinction dari sebuah universitas terkemuka di Inggris.
Semua itu, buah dari pendidikan akhlak dan kecintaan intelektual yang ditanamkan oleh Bu Mus dan Pak Harfan. Kedua orang hebat yang mungkin bahkan belum pernah keluar dari pulau mereka sendiri di ujung paling Selatan Sumatera sana.





Unsur Unsur Intrinsik
·         Tema
- Persahabatan sepuluh anak Belitong

·         Tokoh dan Perwatakan
- Aku sebagai ikal                              : tidak mudah putus asa dan tegar.
- Ayah ku/ayah ikal                            : baik hati dan bijaksana.
- Pak K.A. Harpan Noor                       : baik hati, ramah dan sabar.
- Ibu N.A. muslimah Hafsari               : sabar, baik hati dan penyayang.
- Lintang                                           : pantang menyerah dan cerdas.
- Mahar                                             : kreatif, imajinatif dan cerdas.
- Trapani                                           : manja dan cerdas.
- Kucai                                                         : hiperaktif, susah diatur dan benyak bicara

- Sahara                                            : keras kepala, cerdas dan baik hati.
- A kiong                                           : baik dan sedikit aneh.
- Harun                                              : baik tetapi agak keterbelakangan mental.

- Borek                                              : nakal dan susah diatur.

·         Alur
- Novel ini memakai alur maju, karena dalam ceritanya tidak terdapat   kilas balik sehingga membuat pembaca penasaran apa yang akan terjadi di kisah selanjutnya.

·         Sudut Pandang
- Orang pertama tunggal sebagai tokoh utama.

·         Latar
- Tempat                           : di sekolah, di bawah pohon, di gua, dan di rumah.
- Suasana                           : menyenangkan, menyedihkan, dan menegangkan.
- Kapan                              : siang hari, sore hari, dan malam hari.



·         Amanat Novel
- Janganlah menyerah, hiraukan orang yang menggangumu, teruslah berjalan jika menurutmu itu benar.

- Dari bersekolah dengan sungguh-sungguh cita-cita akan tercapai walaupun dengan usaha dan perjuangan yang sulit.
















Sumber : http://andreprikitiew.wordpress.com/2011/10/25/resensi-novel-laskar-p- elangi-lengkap/